
loading…
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/anadolu
Pernyataan itu diungkap pemerintah Venezuela pada Kamis (18/12/2025).
“Nicolas Maduro Moros berbicara melalui telepon hari ini dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk memperingatkan tentang peningkatan ancaman terhadap Venezuela dan konsekuensi seriusnya bagi perdamaian regional,” ungkap pernyataan itu.
Sementara itu, Guterres, menurut dokumen tersebut, menegaskan kembali komitmennya terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam PBB, menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela, dan menekankan perlunya mencegah eskalasi.
Ia mengatakan konflik bersenjata di kawasan itu tidak dapat dibenarkan dan dapat memiliki konsekuensi serius bagi stabilitas Amerika Latin dan Karibia.