
loading…
Korea Utara pamerkan rudal terkuatnya pada parade militernya. Foto/Sputnik/KCNA
Seperti dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), parade pada hari Jumat di ibu kota Pyongyang menampilkan beberapa senjata tercanggih Korea Utara, termasuk rudal jelajah strategis jarak jauh dan kendaraan peluncur drone, tetapi perhatian khusus diberikan kepada ICBM Hwasong-20, yang digambarkan KCNA sebagai “sistem senjata strategis nuklir paling kuat” milik militer.
Dipasang pada truk peluncur 11-poros untuk debutnya di parade pada hari Jumat, keberadaan Hwasong-20 yang masif baru terungkap dalam beberapa minggu terakhir ketika Korea Utara menguji mesin roket berbahan bakar padat baru yang katanya ditujukan untuk ICBM generasi mendatang.
Media pemerintah mengatakan mesin tersebut, yang dibuat dengan serat karbon, mampu menghasilkan daya dorong 1.971 kilonewton – ukuran gaya dorong yang lebih kuat daripada mesin roket Korea Utara sebelumnya.
“Hwasong-20, untuk saat ini, merupakan puncak ambisi Korea Utara untuk kemampuan pengiriman nuklir jarak jauh. Kita perkirakan sistem ini akan diuji coba sebelum akhir tahun ini,” kata Ankit Panda dari Carnegie Endowment for International Peace yang berbasis di AS, dilansir Al Jazeera.
Rangkaian rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong telah memberi Korea Utara kemampuan untuk menyerang target jarak jauh, tetapi masih terdapat pertanyaan mengenai kecanggihan sistem pemandunya dan kemampuan muatan hulu ledak rudal tersebut untuk menahan masuknya kembali ke atmosfer.