
loading…
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan putrinya, Kim Ju-ae, menonton langsung uji coba rudal berkemampuan nuklir. Foto/Screenshot video NDTV
Menurut laporan media tersebut, uji coba rudal ini menunjukkan “kekuatan penghancur” dari senjata berkemampuan nuklir Korea Utara. Tes misil ini digelar hanya sehari setelah Jepang dan Korea Selatan (Korsel) menyuarakan kekhawatiran atas serangkaian uji coba rudal Pyongyang sebelumnya.
Baca Juga: Kim Jong-un: Jika Iran Minta, Satu Rudal Saja Cukup untuk Lenyapkan Israel
Senjata-senjata tersebut ditembakkan dalam satu salvo dan menghantam target pulau di Laut Timur sekitar 364 km jauhnya dengan apa yang dikatakan pihak berwenang sebagai “akurasi 100 persen”, menunjukkan kemampuan serangan terkonsentrasi sistem tersebut.
Laporan KCNA muncul sehari setelah militer Korsel mengatakan telah mendeteksi sekitar 10 rudal balistik yang ditembakkan dari wilayah ibu kota Korea Utara menuju Laut Timur.
Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan menyebut peluncuran tersebut sebagai provokasi yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang aktivitas balistik apa pun oleh Korea Utara.