Kelompok Bersenjata Irak Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan di Pangkalan AS



loading…

Kelompok bersenjata Irak Saraya Awliya al-Dam. Foto/washington institute

BAGHDAD – Kelompok bersenjata Irak Saraya Awliya al-Dam mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di wilayah tersebut. Dalam pernyataan yang dirilis di saluran Telegramnya, kelompok tersebut mengatakan telah melakukan lima serangan terhadap pangkalan AS dalam 24 jam terakhir.

Selain itu, kelompok perlawanan di Irak mengatakan para pejuangnya telah melakukan 23 operasi terhadap pangkalan AS di negara itu dan di seluruh wilayah selama sehari terakhir.

Dalam pernyataan tersebut, mereka mengatakan telah mengerahkan puluhan drone dalam serangan tersebut.

Sementara itu, sepuluh drone telah dicegat dan dihancurkan di atas kota Erbil di Irak utara. Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada platform berita Kurdi Rudaw bahwa serangan tersebut terjadi dalam satu jam.

“Semua serangan dilakukan oleh drone, dan semuanya dicegat dan dihancurkan,” kata pejabat tersebut.

Menurut pelacakan Rudaw, jumlah total drone dan rudal yang diarahkan ke wilayah Kurdi di Irak utara sejak awal perang telah mencapai sekitar 531 unit.

Adapun, Departemen Luar Negeri AS mengatakan mengetahui ‘laporan penculikan’ jurnalis AS di Baghdad, Irak.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *