
loading…
Jet tempur Venezuela provokasi kapal perang AS. Foto/X/@front_ukrainian
“Saya akan mengatakan mereka akan berada dalam masalah. Kami akan memberi tahu mereka tentang hal itu … jika mereka terbang dalam posisi berbahaya,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, dilansir Anadolu. Pernyataannya muncul satu hari setelah dua jet tempur F-16 Venezuela “terbang mendekati” sebuah kapal perang AS di Laut Karibia.
Departemen Pertahanan AS menyebut langkah tersebut “sangat provokatif” dan memperingatkan pemerintah Venezuela agar tidak ikut campur dalam operasi antinarkotika atau antiterorisme AS.
Trump menekankan komitmen AS untuk menghentikan perdagangan narkoba dari Venezuela dan negara-negara lain. “Kami tidak ingin narkoba datang dari Venezuela atau negara lain mana pun, atau tempat mana pun, jadi kami akan bersikap tegas,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah AS menginginkan perubahan rezim di Venezuela, Trump berkata, “Yah, kami tidak sedang membicarakan itu, tetapi kami sedang membicarakan fakta bahwa Anda telah menyelenggarakan pemilu, yang merupakan pemilu yang sangat aneh. Singkatnya, saya sangat baik ketika mengatakan itu.”
Baca Juga: 10 Negara Bebas Konflik di Dunia, Ada 2 Tetangga Indonesia
Ia mengklaim bahwa penjara-penjara Venezuela “telah dibuka untuk negara kami,” termasuk anggota organisasi kriminal transnasional Tren de Aragua, yang katanya kini berada di AS.