Iran Tutup Selat Hormuz Lagi setelah 100 Rudal Israel Bunuh 254 Orang di Lebanon



loading…

Iran dilaporkan tutup lagi Selat Hormuz, 24 jam setelah sepakat gencatan senjata dengan AS. Tindakan Iran sebagai respons atas serangan Israel yang tewaskan 250 orang di Lebanon. Foto/Screenshot video Al Jazeera

TEHERAN – Kurang dari 24 jam setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran, Republik Islam tersebut menutup kembali Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel terhadap Lebanon.

Langkah Iran itu dilaporkan Associated Press, mengutip media-media lokal.

AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu pada Rabu pagi WIB, di mana Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang berpotensi memulihkan pasokan energi global. Namun, militer Israel melancarkan lebih dari 100 serangan udara dalam kurun waktu 10 menit di Lebanon.

Baca Juga: Miliarder Ini Sebut Rusia dan China Pemenang Sebenarnya Perang AS-Israel vs Iran

Badan Pertahanan Sipil Lebanon mengatakan setidaknya 254 orang tewas dan 1.165 lainnya terluka dalam serangan pada hari Rabu.

Menteri Kesehatan Rakan Nassereddine mengatakan Lebanon menghadapi “eskalasi berbahaya” setelah Israel melancarkan lebih dari 100 serangan udara di seluruh negeri.

“Ambulans masih mengangkut korban ke rumah sakit. Kami mendesak organisasi internasional untuk membantu sektor kesehatan Lebanon,” kata Nassereddine kepada Al Jazeera, Kamis (9/4/2026).



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *