Iran Siap Sikat 3.000 Pasukan Lintas Udara AS, Luncurkan Gelombang Serangan ke-79



loading…

Para penerjun payung yang ditugaskan di Batalyon ke-2, Divisi Lintas Udara ke-82 melakukan latihan tembak langsung di Fort Bragg, Carolina Utara, 28 Juli 2025. Foto/Spc Jayreliz Batista Prado/Angkatan Darat AS

TEHERAN – Iran mengeluarkan peringatan langsung kepada Divisi Lintas Udara ke-82 Amerika Serikat (AS) setelah muncul laporan Washington sedang bersiap mengerahkan sekitar 3.000 pasukan ke Timur Tengah. Peringatan tersebut secara eksplisit merujuk pada penarikan USS Gerald Ford dan USS Abraham Lincoln, yang digambarkan sebagai contoh aset militer AS yang terpaksa meninggalkan wilayah tersebut di bawah tekanan.

Menyertakan peringatan kepada unit elit AS tersebut, para pejabat Iran mengisyaratkan pengerahan pasukan baru tidak akan mengubah keseimbangan di lapangan, tetapi justru akan mengekspos pasukan Amerika tambahan pada konfrontasi langsung.

Divisi Lintas Udara ke-82 adalah salah satu unit respons cepat paling terkemuka militer AS, yang mampu dikerahkan di belakang garis musuh dan mengamankan posisi strategis seperti bandara dan pusat komunikasi.

Potensi pengerahan pasukan ini menunjukkan Washington sedang mempersiapkan skenario yang melampaui operasi udara dan laut.

Menurut pejabat AS yang dikutip dalam laporan media utama, Pentagon sedang mempertimbangkan misi yang dapat mencakup pengamanan infrastruktur utama, dengan Pulau Kharg Iran—salah satu terminal ekspor energi terpenting negara itu—sering disebut sebagai target potensial.

Iran Perluas Kampanye Rudal dengan Serangan Multi-Target

Di medan perang, Iran mengumumkan gelombang serangan rudal dan drone baru sebagai bagian dari kampanye yang sedang berlangsung, menandakan upaya militer yang berkelanjutan dan terkoordinasi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *