
loading…
Iran klaim kapal induk USS Abraham Lincoln milik Amerika Serikat melarikan diri menjauh dari dekat perairan Iran setelah dihatam drone Angkatan Laut IRGC. Foto/US Navy
Klaim itu disampaikan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Tehran Times, Jumat (6/3/2026). Menurut pernyataan tersebut, kapal induk itu sudah memasuki perairan di dekat jalur menuju Selat Hormuz.
Baca Juga: Iran Ogah Minta Gencatan Senjata: Militer AS Rasakan Bencana Besar Jika Lakukan Invasi Darat!
“Kapal induk USS Abraham Lincoln, yang mendekati perairan teritorial Iran di Laut Oman hingga jarak 340 kilometer dengan tujuan untuk mengendalikan Selat Hormuz, dihantam oleh drone Angkatan Laut IRGC,” bunyi pernyataan tersebut.
Namun, kapal itu, yang dikawal oleh kapal-kapal perusak, mundur dari area tersebut dengan kecepatan tinggi.
“Kapal tersebut kini telah mundur lebih dari 1.000 kilometer dari wilayah tersebut,” lanjut pernyataan markas tersebut.
Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan energi global, telah menjadi titik fokus ketegangan antara Iran dan pasukan AS.
Klaim markas tersebut merupakan pernyataan publik terbaru dari pihak keamanan Iran mengenai tindakan langsung terhadap aset militer AS.