Iran dan Trump Beda Klaim soal Nasib Awak Jet Tempur F-15 AS, Siapa yang Benar?



loading…

Iran dan Presiden AS Donald Trump beda klaim soal nasib awak jet tempur F-15E yang ditembak jatuh di Iran. Foto/Tasnim News/USAF

TEHERAN – Militer Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa operasi Amerika Serikat (AS) untuk menyelamatkan seorang penerbang dari jet tempur Amerika yang ditembak jatuh telah sepenuhnya digagalkan, tanpa menyebutkan bahwa awak pesawat itu telah ditangkap.

Sekadar diketahui, Iran telah menembak jatuh dua jet tempur AS—F-15E Strike Eagle dan A-10—pada hari Jumat. Jet tempur F-15 jatuh di wilayah Iran, di mana salah satu awaknya dilaporkan telah diselamatkan pasukan khusus Amerika dan satu lagi hilang. Sedangkan pesawat A-10 jatuh di wilayah Kuwait dengan pilotnya berhasil melontarkan diri.

Baca Juga: Trump Klaim Pilot Jet Tempur F-15 AS yang Jatuh di Iran Telah Diselamatkan

“Operasi penyelamatan militer AS yang disebut-sebut itu, yang direncanakan sebagai misi penipuan dan pelarian di bandara yang ditinggalkan di selatan Isfahan dengan dalih menyelamatkan pilot pesawat yang jatuh, telah sepenuhnya digagalkan,” kata juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, yang dilansir AFP, Senin (6/4/2026).

Dalam pernyataan video yang disiarkan oleh televisi pemerintah, dia mengatakan bahwa dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk AS hancur selama operasi tersebut.

Dia menambahkan, “Trump melanjutkan dengan retorika kosong dan pengalihan perhatian meskipun kenyataan di lapangan menunjukkan posisi superior angkatan bersenjata Iran yang kuat.”



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *