
loading…
Personel militer Iran mengambil bagian dalam latihan perang Pengendalian Cerdas Selat Hormuz yang diluncurkan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam, yang sedang dilaksanakan di Teluk Persia dan Selat Hormuz pada 16 Februari 2026. Foto/Korps Garda Rev
Menurut stasiun televisi tersebut, seorang juru bicara angkatan bersenjata yang tidak disebutkan namanya mengatakan, “Jika pelabuhan dan dermaga kami terancam, maka semua pelabuhan dan dermaga di wilayah tersebut akan menjadi target yang sah bagi kami.”
Juru bicara tersebut memperingatkan angkatan bersenjata akan melakukan “operasi yang lebih parah daripada yang telah kami lakukan sejauh ini” jika pelabuhan Iran diserang.
Ia juga menyerukan kepada negara-negara di wilayah tersebut untuk mengusir pasukan AS dari wilayah mereka.
Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) memperingatkan warga sipil untuk tidak mendekati pelabuhan yang digunakan Iran di sepanjang Selat Hormuz, menuduh Iran menggunakan pelabuhan sipil untuk melakukan operasi militer.