
loading…
Intelijen Israel klaim AS akan serang Iran dalam waktu 5 hari kedepan. Foto/X/@CVN78_GRFord
Financial Times mengutip seorang pejabat Israel yang mengatakan bahwa Amerika Serikat dapat melakukan kampanye udara intensif terhadap Iran yang berlangsung “hanya empat hingga lima hari,” atau sekitar seminggu “serangan dengan intensitas lebih rendah.”
Mengutip sumber intelijen, harian tersebut menambahkan bahwa bahkan dengan pengerahan kapal induk USS Gerald R. Ford dan kelompok serangnya ke wilayah tersebut, kemampuan Washington untuk melakukan serangan berkepanjangan terhadap Iran akan tetap terbatas.
Disebutkan bahwa para pejabat intelijen Israel juga memperingatkan bahwa konflik semacam itu dapat mengakibatkan korban jiwa di pihak Amerika dengan konsekuensi politik domestik yang signifikan bagi pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga: 5 Kelemahan AS yang Disampaikan Pentagon kepada Trump ketika Menyerang Iran
Laporan ini muncul ketika pemerintahan Trump meningkatkan pembangunan militernya di Asia Barat, dengan presiden AS memperbarui ancaman terhadap Iran dan memperingatkan akan adanya “hari yang sangat buruk” jika tidak ada kesepakatan yang tercapai dalam pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung dengan Teheran.