
loading…
Arab Saudi ingin pakta pertahanan dengan seperti Qatar. Foto/X
Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang “menjamin keamanan negara Qatar.”
Perintahnya dikeluarkan setelah Israel menargetkan Doha. Serangan Israel terhadap Doha disambut dengan kecaman luas.
Pakta AS-Qatar berjanji untuk memperlakukan setiap serangan bersenjata terhadap Qatar sebagai ancaman bagi Amerika Serikat.
Pentagon mengatakan Qatar akan membangun dan mengoperasikan “fasilitas angkatan udara” di dalam pangkalan Angkatan Udara AS di Idaho, dengan mengatakan langkah ini bertujuan untuk meningkatkan “daya mematikan” yang didukung AS.
FT melaporkan bahwa Kerajaan Saudi berharap untuk mendapatkan kesepakatan pertahanan AS yang serupa dengan pakta pertahanan Qatar ketika pemimpin de facto-nya, Putra Mahkota Mohamed bin Salman (disebut di media sebagai MBS), mengunjungi Gedung Putih bulan depan.
Orang-orang yang mengetahui masalah ini mengatakan pertemuan MBS dengan Trump diperkirakan akan “kokoh” dan mencakup kesepakatan komprehensif yang memastikan kerja sama militer dan intelijen AS-Saudi.