
loading…
Presiden Vladimir Putin (kanan) nyatakan gencatan senjata Rusia-Ukraina selama akhir pekan Paskah Ortodoks. Foto/Sky News
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga setuju untuk gencatan senjata.
Baca Juga: Rusia Kutuk Keras Israel: Gencatan Senjata AS-Iran Harus Mencakup Lebanon!
Putin telah memerintahkan militer negaranya untuk menghentikan semua operasi terhadap pasukan Ukraina selama akhir pekan Paskah Ortodoks, menurut pengumuman yang disampaikan Kremlin pada hari Kamis.
Jeda sepihak ini dijadwalkan berlangsung dari pukul 16.00 (waktu Moskow) pada hari Sabtu hingga akhir hari Minggu.
Menurut Kremlin, pasukan Rusia tetap harus siap untuk menanggapi operasi ofensif atau provokasi Ukraina apa pun, dengan perintah terkait diberikan kepada Menteri Pertahanan Andrey Belousov dan Kepala Staf Umum Valery Gerasimov.
“Kami mengharapkan pihak Ukraina untuk mengikuti arahan Rusia,” bunyi pernyataan Kremlin, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (10/4/2026).
Moskow sebelumnya telah mendeklarasikan jeda sepihak selama hari raya keagamaan Ortodoks di seluruh konflik Ukraina. Pada tahun 2023, Rusia melakukan gencatan senjata baik selama liburan Natal Ortodoks pada bulan Januari dan pada akhir pekan Paskah pada bulan April atas inisiatif Gereja Ortodoks Rusia.