
loading…
Roman Gofman, yang baru diangkat jadi kepala badan intelijen Mossad, lari terbirit-birit dari pertempuran melawan pejuang Hamas. Foto/X
Klip yang beredar menunjukkan Gofman menembakkan senjatanya dalam pertempuran di persimpangan Sha’ar HaNegev dekat permukiman Sderot, yang terletak di dalam apa yang disebut “Selubung Gaza.”
Setelah baku tembak awal, ia terlihat mundur, berlari terbirit-birit dari area tersebut sambil terkena tembakan.
Insiden dan Promosi
Menurut laporan Israel, Gofman terluka selama pertempuran ini dan kemudian dipindahkan ke Pusat Medis Barzilai di Ashkelon untuk perawatan.
Saat itu, ia berpangkat Brigadir Jenderal dan menjabat sebagai komandan pangkalan Tze’elim. Ia kemudian menjadi sekretaris militer Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Gofman, yang kini berpangkat Mayor Jenderal, menjadi tokoh sentral di media Israel setelah Netanyahu mengumumkan pengangkatannya Kamis lalu sebagai kepala Mossad, badan intelijen luar negeri Israel, yang baru. Ia akan menggantikan David Barnea, yang masa jabatannya berakhir pada Juni 2026.
Kantor Netanyahu mengonfirmasi dalam pernyataan pengangkatannya bahwa Gofman mengalami “cedera serius” saat bentrok dengan pejuang Gerakan Perlawanan Palestina, Hamas, di sekitar Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.