
loading…
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tidak mengizinkan wilayah udaranya digunakan AS untuk menyerang Iran. Foto/The Telegraph
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman secara eksplisit mengatakan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam panggilan telepon pada hari Selasa: “Kerajaan tidak akan mengizinkan ruang udara atau wilayahnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.”
Baca Juga: Negara NATO: Nasib Rezim Iran Tinggal Menghitung Hari
Pengumuman serupa juga dibuat UEA, yang menyatakan bahwa mereka tidak akan memberikan dukungan logistik atau berfungsi sebagai tempat persiapan untuk aksi militer yang bermusuhan terhadap Teheran.
Penolakan tersebut mempersulit perencanaan militer AS, karena kedua negara tersebut menampung aset militer AS yang substansial.
Arab Saudi sendiri menampung lebih dari 2.300 tentara Amerika dan memiliki kemitraan keamanan jangka panjang dengan Washington. Sedangkan UEA menampung sekitar 5.000 personel militer AS di Pangkalan Udara Al Dhafra, tepat di luar Abu Dhabi.