
loading…
Dua kapal perusak AS hampir hancur total saat coba tembus blokade selat Hormuz. Foto/X/@Osint613
Investigasi tersebut, berdasarkan informasi yang diberikan oleh sumber-sumber militer-keamanan tingkat tinggi, mengungkapkan bahwa kapal perusak Angkatan Laut AS hampir hancur total setelah mencoba melewati Selat Hormuz dengan risiko tinggi dalam operasi propaganda yang gagal yang bertujuan untuk memengaruhi pembicaraan Iran -AS di ibu kota Pakistan.
USS Michael Murphy (DDG 112) dan USS Frank E. Peterson (DDG 121), keduanya kapal perusak kelas Arleigh Burke, mencoba melintasi jalur air strategis tersebut tetapi dicegat dan dipaksa mundur oleh pasukan angkatan laut Iran.
Menurut penyelidikan, kapal perusak Amerika dan fregat pengiringnya gagal melewati jalur perairan strategis yang tetap tertutup bagi kapal-kapal AS.
Penyelidikan Press TV menemukan upaya Amerika tersebut sebagai langkah yang sangat berisiko tinggi yang dapat dengan mudah berubah menjadi bencana bagi Amerika Serikat dan militernya.
Kapal perusak tersebut hanya beberapa menit lagi dari kehancuran total setelah rudal jelajah Iran mengunci target kapal dan drone penyerang dikerahkan.
Ketika kedua kapal perusak dan armada pengiringnya mencapai muara Teluk Persia, rudal jelajah Iran mengunci target mereka, dan kapal perusak tersebut hanya diberi waktu 30 menit untuk berbalik. Kapal-kapal tersebut segera mundur.
Mereka telah mencoba menggunakan taktik perang elektronik, termasuk mematikan sistem pelaporan posisi mereka, dalam upaya untuk menipu pasukan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).