
loading…
Sebanyak 10 badan intelijen asing terlibat rencana kudeta untuk mengguncang Khamenei. Foto/Press TV
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, IRGC mengatakan insiden teroris beberapa minggu terakhir merupakan bagian dari plot besar AS-Israel untuk merusak integritas Iran dalam hal geografi dan identitas nasionalnya.
“Ruang komando musuh dibentuk segera setelah perang 12 hari dengan partisipasi 10 badan intelijen musuh,” katanya, dilansir Press TV.
Sayap intelijen IRGC mengatakan rencana tersebut bertujuan untuk memicu kerusuhan internal yang disertai intervensi asing untuk menimbulkan ancaman eksistensial terhadap Republik Islam.
Disebutkan bahwa rencana tersebut digagalkan berkat kewaspadaan pasukan keamanan Iran dan kerja sama rakyat.