
loading…
Sejarah Afrika di Piala Dunia dimulai ketika Mesir tampil pada edisi 1934 di Italia. Setelah itu, wakil Afrika sempat absen lebih dari tiga dekade sebelum Maroko kembali membawa nama benua tersebut ke panggung dunia pada Piala Dunia 1970 di Meksiko. Keterwakilan Afrika pun masih sangat terbatas selama bertahun-tahun karena hanya tersedia satu slot kualifikasi.
Baca Juga: Kontroversi VAR di Balik Lolosnya Argentina ke Perempat Final
Perubahan mulai terasa pada Piala Dunia 1982 di Spanyol, ketika Kamerun dan Aljazair tampil secara bersamaan. Jumlah wakil Afrika kemudian terus bertambah, termasuk tiga tim pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Seiring perluasan peserta menjadi 48 negara pada Piala Dunia 2026, Afrika mendapat sembilan tiket dan mencatatkan rekor baru dalam sejarah kompetisi.
Kamerun menjadi negara Afrika dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia, yakni delapan kali sejak debut pada 1982. Pencapaian terbaik mereka terjadi pada 1990 saat menembus perempat final. Maroko berada di belakangnya dengan tujuh penampilan dan menjadi wakil Afrika paling sukses dalam sejarah Piala Dunia setelah finis di posisi keempat pada 2022.