
loading…
Di tengah derasnya arus kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, Ibnu Hajar Boarding School (IHBS) memilih mengambil jalan berbeda. Foto: Ist
Pesan itu mengemuka dalam prosesi Wisuda SD, SMP, SMA, dan Mahad Aly Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Puri Begawan, Bogor, Minggu (5/7/2026). Sebanyak 444 wisudawan dilepas dengan mengusung tema “Mengadaptasikan Teknologi Berbasis AI dengan Peradaban Islam.”
Baca juga: Keutamaan Rasa Malu sebagai Akhlak Islam dan Dalil-dalilnya
Tema tersebut bukan sekadar slogan. Pengawas Yayasan Dakwah Islam Cahaya Ilmu Ustad Abdullah Ashim mengatakan, AI tidak boleh dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang yang harus diarahkan dengan nilai-nilai keislaman.
“Harapan kami, lulusan-lulusan IHBS yang kelak menjadi ilmuwan, peneliti, maupun pengembang teknologi tetap membawa identitas Islam dalam setiap karya dan inovasinya. Teknologi harus menjadi sarana membangun peradaban, bukan merusaknya,” katanya.