AI Jadi Otak, Robot Jadi Tangan


loading…

Dari 78 pulau cerdas hingga 637 robot—begini isi dapur produksi Wuling yang akan segera hadir di Indonesia. Foto: Sindonews/Danang Arradian

LIUZHOU – Bagaimana teknologi Intelligent Manufacturing SGMW bekerja di pabrik Liuzhou dan kapan diterapkan di Indonesia?

Pabrik itu sepi manusia. Tapi ramai gerakan. Itulah kesan pertama saat SindoNews diajak masuk ke fasilitas Intelligent Island Manufacturing System (I2MS) milik SGMW (SAIC-GM-Wuling) di Liuzhou, Guangxi, China, Rabu (1/7/2026).

Lengan-lengan robot tampak bergerak teratur. Lalu, troli otonom mengangkut sasis mobil dengan gerakan terkontrol. Hampir tidak ada operator manusia di lantai produksi.

Ini bukan assembly line konvensional yang berjalan linear. Dari satu stasiun ke stasiun lainnya. SGMW menyebut konsepnya sebagai Intelligent Island atau “pulau cerdas”. Setiap pos kerja punya tugas spesifik dan bisa beroperasi fleksibel tanpa menunggu urutan kaku.

78 Pulau Cerdas, 637 Robot

Intip Pabrik Wuling Liuzhou: AI Jadi Otak, Robot Jadi Tangan

Fasilitas I2MS resmi beroperasi sejak November 2025, berdiri di atas lahan 3 juta meter persegi—hasil proyek yang dimulai 2012 dengan investasi awal sekitar Rp1,73 triliun (RMB 1,1 miliar). Berikut komposisi fasilitasnya:

•⁠ ⁠4 workshop cerdas
•⁠ ⁠78 pulau pintar (intelligent islands) terbagi dalam 3 klaster besar
•⁠ ⁠2 gudang pintar
•⁠ ⁠637 robot operasional yang bekerja setiap hari

Satu jalur produksi yang sama bisa merakit 24 model kendaraan berbeda secara bercampur dalam waktu bersamaan, tanpa perlu berhenti untuk bongkar-pasang lini setiap kali ganti model.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *