
Pupuk Kaltim dinilai berhasil dalam pemberdayaaan masyarakat dan penciptaan nilai bersama bagi lingkungan. FOTO/dok.SindoNews
Tahun ini Pupuk Kaltim mengangkat program “Cerdas Dalam Wirausaha Jamur Unggulan untuk Masyarakat Sejahtera (Cendawan Juara). Program ini bagian dari komitmen Perusahaan membangun kemandirian ekonomi, melalui pengembangan budidaya jamur yang terintegrasi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Ditopang penguatan kelembagaan kelompok, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengungkapkan program Cendawan Juara dilaksanakan di Kelurahan Guntung, Kota Bontang. Inisiatif ini selaras dengan komitmen perusahaan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan pekerjaan layak, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penguatan kemitraan dalam pembangunan.
“Melalui Cendawan Juara, Pupuk Kaltim mendorong pendekatan ekonomi sirkular dalam membangun usaha masyarakat yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tapi juga memberi manfaat nyata terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Rezha, dalam keterangan pers, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga: Berkat Inovasi Sosial dan PLTS, Pupuk Kaltim Pertahankan Predikat Proper Emas
Dijelaskan Rezha, program Cendawan Juara berjalan sejak 2025, dengan rencana pendampingan hingga 2029. Pendekatan jangka panjang dirancang agar kelompok binaan tidak hanya mampu menjalankan budidaya, tapi juga berkembang menjadi usaha mandiri dengan tata kelola yang baik, serta mampu memperluas manfaat program bagi masyarakat sekitar.