
loading…
Menstruasi yang tidak teratur menjadi salah satu gejala PCOS yang harus diwaspadi. Foto: Healthday
Melansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, SOPK merupakan kondisi endokrinologi yang mempengaruhi sekitar 5 hingga 10 persen wanita muda. Secara klinis, kondisi ini tidak hanya memicu masalah ketidaksuburan, tetapi juga berkaitan erat dengan gangguan metabolisme. Hal itu bisa berdampak signifikan pada kesehatan jangka panjang perempuan, termasuk peningkatan risiko diabetes gestasional.
Baca Juga : Apakah Penderita PCOS Harus Program Bayi Tabung Agar Bisa Punya Anak?
PCOS sendiri bisa terjadi saat ovarium memproduksi hormon estrogen dan androgen secara berlebihan. Kondisi ketidakseimbangan hormon itu akhirnya enyebabkan wanita yang mengalaminya sering kali tidak mengalami ovulasi atau pelepasan sel telur secara rutin setiaap bulan, yang pada akhirnya membuat siklus haid menjadi tidak teratur.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Fajar Alam dalam unggahan video di akun instagramnya menjelaskan bahwa terdapat beberapa indikator atau gejala utama PCOS yang bisa dikenali oleh wanita sejak dini. Gejala pertama yang biasanya dirasakan oleh wanita penderita PCOS adalah siklus haid yang tidak teratur.
“Apa ciri-ciri wanita menderita PCOS? PCOS sendiri adalah gejala, pertama, haidnya itu enggak teratur sama sekali. Kadang maju, kadang mundur,” kata dr. Fajar Alam, dikutip Rabu (24/6/2026).
Baca Juga : Mengenal PCOS dan Penyebabnya, Sindrom Hormonal yang Dialami 1 dari 10 Wanita