
loading…
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. Foto/anadolu
Rencana tersebut akan memperluas peluang bagi usaha swasta dan menciptakan langkah-langkah untuk menarik investasi asing tambahan, termasuk dari warga Kuba di luar negeri.
Hal ini juga dapat membuka jalan bagi pengembangan real estat swasta di pulau Karibia dan transformasi bisnis milik negara menjadi usaha komersial swasta dengan saham dan kepemilikan ekuitas.
Selain itu, hal ini juga akan memungkinkan bank swasta untuk memasuki sektor keuangan Kuba yang dulunya didominasi negara.
Paket reformasi ini menandai perubahan dramatis bagi Kuba, yang dipimpin Partai Komunis.
Berbicara kepada Komite Sentral partai dalam siaran pada hari Kamis, Presiden Miguel Diaz-Canel mengatakan situasi ekonomi negara yang buruk tidak dapat disalahkan hanya pada tekanan eksternal.
Selama beberapa dekade, AS telah memberlakukan embargo perdagangan terhadap Kuba, melemahkan ekonominya.
Sejak Januari, tekanan AS terhadap Kuba meningkat, dengan pemerintahan Presiden Donald Trump memblokir pengiriman bahan bakar ke pulau tersebut.