PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut



loading…

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Bersama anak usahanya PT PLN Energi Gas mendorong pengembangan ekonomi hijau. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama anak usahanya PT PLN Energi Gas mendorong pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pengembangan dan pendampingan budidaya madu kelulut (stingless bee) di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam budidaya lebah kelulut, mengembangkan produk bernilai tambah seperti propolis, serta memperkuat usaha mikro berbasis potensi lokal dan ramah lingkungan.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui penguatan usaha produktif berbasis lingkungan.

“Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi madu kelulut, tetapi juga mendorong pengembangan produk turunan bernilai tambah seperti propolis, penguatan kapasitas kelompok usaha, hingga membuka peluang pengembangan wisata edukasi berbasis lingkungan,” ujar Mamit dalam keterangan pers, Selasa (16/6/2026).

Baca Juga: PLN EPI Siapkan Infrastruktur Gas, Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5% per Tahun

Menurut Mamit, budidaya madu kelulut memiliki nilai strategis karena mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Lebah kelulut juga berperan penting dalam membantu proses penyerbukan tanaman dan mendukung keanekaragaman hayati.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *