AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu



loading…

Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menepis laporan Washington akan membayar Teheran USD300 juta (Rp5 triliun) sebagai berita palsu. Kabar itu muncul seiring proses penandatanganan nota kesepahaman antara kedua negara.

“Berita bahwa AS membayar Iran 300 juta dolar adalah berita palsu,” katanya di Truth Social.

Trump sendiri tidak menyebutkan USD300 juta mana yang ia maksud. Ia mungkin salah bicara, karena Financial Times sebelumnya melaporkan kemungkinan pembentukan dana investasi USD300 miliar, yang dapat diakses Iran jika memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian dengan Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengkonfirmasi nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran telah ditandatangani.

“Saya sangat senang mengatakan … semua kesepakatan telah ditandatangani, dan Selat [Hormuz] sudah sebagian dibuka,” Trump mengkonfirmasi selama konferensi pers bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, dari Evian, Prancis.

Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengkonfirmasi finalisasi nota kesepahaman, yang akan ditandatangani secara fisik di Swiss pada 19 Juni.

Penandatanganan digital dilakukan pada hari Minggu, kata Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya pada hari Senin.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *