
loading…
Menkeu Purbaya menanggapi fenomena penurunan daya beli masyarakat di sejumlah warung tegal (warteg), di mana konsumen dilaporkan mulai memangkas porsi pembelian lauk-pauk berharga mahal. Foto/Dok
“Nanti saya cek lagi, tapi harus hati-hati. Saya baru dengar sekarang tuh ada fenomena lesunya daya beli di warteg,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (5/6/2026).
Kemenkeu berkomitmen untuk menelusuri lebih dalam guna memvalidasi kebenaran dari pergeseran pola konsumsi tersebut, di mana para pelanggan warteg dikabarkan beralih ke menu yang lebih ramah di kantong demi penghematan.
Baca Juga: Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
“Saya sih akan investigasi, betul enggak kondisinya seperti itu. Tapi harus hati-hati. Karena kalau data yang lain kan kelihatan yang agregat tuh tumbuhnya kencang semua. Belanja juga tumbuhnya masih kencang,” jelas Purbaya.