Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital



loading…

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menjadi narasumber Seminar Literasi Digital yang diselenggarakan Himakom dan BEM Fisip Unpas di Aula Kampus Unpas, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). Foto: Ist

BANDUNG – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengungkapkan disrupsi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Teknologi digital membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas, mempercepat distribusi pesan, serta memberi peluang baru bagi mahasiswa untuk membangun karya, jejaring, dan usaha berbasis media digital.

“Ruang digital juga menghadirkan tantangan serius berupa hoaks, disinformasi, polarisasi opini, manipulasi emosi publik, budaya viral, hingga menurunnya kualitas percakapan di ruang publik,” ujar Hasan saat menjadi narasumber Seminar Literasi Digital yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) dan BEM Fisip Universitas Pasundan (Unpas) di Aula Kampus Unpas, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Pentingnya Membangun Brand di Era Disrupsi Digital

Kegiatan tersebut mengangkat isu disrupsi komunikasi di era digital, terutama berkaitan dengan perubahan cara masyarakat memproduksi, menyebarkan, menerima, dan memaknai informasi di tengah perkembangan media sosial, kecerdasan buatan, algoritma digital, serta derasnya arus informasi publik.

Salah satu materi yang ditampilkan dalam seminar bertajuk Resep Beradaptasi bagi Mahasiswa, Hasan menekankan tiga hal penting.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *