
loading…
Layanan Grab Hemat yang dinilai menguntungkan konsumen namun memberatkan pengemudi dihapus. Foto: Grab
Keputusan besar ini diambil setelah gelombang protes, termasuk aduan resmi dari Koalisi Ojol Nasional (KON) ke Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI sepanjang tahun lalu.
Langkah penutupan ini menjadi sinyal bahwa Grab mulai mendengarkan keluhan di akar rumput demi keberlanjutan bisnis jangka panjang.
“Penutupan program langganan ini dilakukan karena Grab Indonesia menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi, guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak,” tegas Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, dalam pernyataan resminya di Jakarta.
Apa Itu Program Akses Hemat Grab dan Mengapa Diprotes Driver?
Untuk memahami mengapa program ini ditutup, kita harus melihat kembali mekanisme awal peluncurannya pada awal tahun 2025.