Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru SIG



loading…

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mulai memetik hasil strategi transformasi bisnis yang dijalankan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mulai memetik hasil strategi transformasi bisnis yang dijalankan di tengah tekanan industri semen domestik akibat kondisi kelebihan pasokan (overcapacity). Perseroan berhasil menjaga pertumbuhan kinerja sekaligus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang melalui ekspansi pasar ekspor dan efisiensi operasional.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan transformasi bisnis yang dijalankan secara disiplin berhasil meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri semen nasional.

“SIG tidak hanya fokus menjaga kinerja jangka pendek, tetapi juga membangun sumber pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan. Transformasi bisnis yang dijalankan secara disiplin berhasil meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri,” kata Vita Mahreyni dalam keterangan pers, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: SIG Percepat Transformasi Hijau, Limbah Disulap Jadi Energi

SIG pada kuartal I-2026, membukukan pendapatan sebesar Rp8,29 triliun atau tumbuh 8,3% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 88,7% menjadi Rp80 miliar dengan volume penjualan naik 1,7% yoy menjadi 8,71 juta ton.

SIG juga memperkuat strategi ekspor sebagai sumber pertumbuhan baru guna meningkatkan utilisasi pabrik dan memperluas pasar produk derivatif bernilai tambah. Langkah tersebut dinilai penting di tengah kompetisi pasar domestik yang masih ketat.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *