
loading…
Amerika Serikat bombardir wilayah Qeshm dan Bandar Abbas di Iran sebagai pembalasan setelah Iran menyerang tiga kapal perang AS di Selat Hormuz. Foto/Iran International
Presiden AS Donald Trump, dalam panggilan telepon dengan ABC News, menyebut serangan balasan itu sebagai “sentuhan kasih sayang”.
Baca Juga: Terungkap, Trump Tiba-tiba Hentikan Project Freedom karena Arab Saudi Marah
Ditanya apakah itu berarti gencatan senjata telah berakhir, dia berkata, “Tidak, tidak, gencatan senjata sedang berlangsung. Itu berlaku.”
Trump juga mengatakan pada Kamis malam dalam sebuah unggahan di Truth Social, “AS akan menghancurkan [Iran] jauh lebih keras, dan jauh lebih brutal, di masa depan, jika mereka tidak segera menandatangani kesepakatan mereka!” mengacu pada memorandum satu halaman yang dilaporkan untuk mengakhiri konflik dua bulan di Timur Tengah.
Menurut Komando Pusat AS atau CENTCOM, Iran meluncurkan beberapa rudal, drone, dan serangan kapal kecil ke arah kapal perang USS Truxtun, USS Rafael Peralta, dan USS Mason. CENTCOM mengeklaim tidak ada kapal perang yang terkena karena pasukan AS mencegat ancaman yang datang.
“CENTCOM tidak mencari eskalasi tetapi tetap berada di posisi dan siap untuk melindungi pasukan Amerika,” kata CENTCOM, seperti dikutip The Hill.