
loading…
Iran ancam Uni Emirat Arab agar tidak bersekutu dengan agresor. Foto/X/@RyanRozbiani
Kemlu Iran mencatat bahwa Abu Dhabi mengizinkan wilayahnya digunakan secara luas untuk serangan yang menargetkan Republik Islam selama putaran terbaru agresi tanpa provokasi dari Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap negara tersebut.
Kementerian memperingatkan Uni Emirat Arab agar tidak melanjutkan “tindakan destruktifnya dalam kolusi dengan pihak-pihak yang bermusuhan.”
Selain berkontribusi pada agresi terhadap Republik Islam, terus berlanjutnya UEA sebagai tuan rumah pangkalan dan peralatan musuh “membawa konsekuensi berbahaya bagi perdamaian dan stabilitas regional,” demikian bunyi pesan tersebut.
Kementerian tersebut juga mengecam para penguasa Emirat karena menuduh Iran menargetkan negara Arab tersebut, dan menekankan bahwa tindakan balasan Republik Islam semata-mata ditujukan pada target-target yang bermusuhan di dalam Emirat.
Kementerian mengutuk tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar, sejalan dengan Amerika Serikat, dan melanggar prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.