
loading…
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
Menurut laporan yang diterbitkan pada hari Selasa (28/4/2026), badan intelijen AS sedang mempelajari bagaimana Iran akan merespons jika Trump menyatakan kemenangan sepihak dalam perang yang telah berlangsung selama dua bulan dan telah menewaskan ribuan orang serta menjadi beban politik bagi pemerintahan.
Atas permintaan pejabat senior, badan intelijen menganalisis skenario ini untuk menilai implikasi dari potensi penarikan AS dari konflik tersebut.
Para penasihat telah memperingatkan bahwa melanjutkan perang dapat menyebabkan kerugian besar bagi Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu yang dijadwalkan pada bulan November.
Sumber-sumber mengatakan kepada Reuters bahwa badan intelijen telah mencapai penilaian awal setelah kampanye militer awal pada bulan Februari.