
loading…
Bocoran ini datang dari mantan koki pribadinya, Giorgio Barone, yang mengungkap bahwa Ronaldo sama sekali tidak memasukkan susu dalam pola makan hariannya. Bagi sang megabintang, keputusan itu bukan tren diet, melainkan bagian dari keyakinan tentang apa yang ia anggap alami bagi tubuh manusia.
Barone menyebut Ronaldo memandang kebiasaan minum susu di usia dewasa sebagai sesuatu yang janggal. Dalam logikanya, manusia adalah satu-satunya makhluk yang tetap mengonsumsi susu setelah masa bayi, bahkan dari hewan lain. Karena itu, Ronaldo memilih menghilangkannya sepenuhnya dari menu sehari-hari.
Baca Juga: Italia Tolak Wacana Gantikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Pilihan yang terdengar tidak biasa itu justru berjalan seiring dengan performa fisiknya yang tetap impresif. Di usia 41 tahun, Ronaldo masih memiliki kadar lemak tubuh sekitar tujuh persen—lebih rendah dari rata-rata pemain profesional di Premier League. Fisiknya tetap terjaga, ototnya terdefinisi, dan daya saingnya belum benar-benar pudar.