
loading…
TMMIN Gandeng CATL Perkuat Lokalisasi Baterai Kendaraan HEV Toyota. Foto/ Dok SindoNews
https://www.youtube.com/watch?v=2EWAv
Melalui kerjasama ini, TMMIN menggelontorkan investasi senilai Rp 1,3 triliun dalam mendukung dan mewujudkan upaya Indonesia memperkuat ekosistem industri kendaraan elektrifikasi, termasuk rantai pasok baterai, dari hulu hingga hilir.
Investasi ini merupakan bagian dari upaya Toyota untuk terus berkembang bersama bangsa Indonesia, dimana selama 55 tahun ini telah menanamkan investasi sebesar Rp 100 T, Toyota bersama dengan jaringan pemasok lokal dan dealer yang melibatkan lebih dari 360.000 tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari produksi, rantai pasok, distribusi, hingga layanan purna jual.
Upaya ini telah menghasilkan produksi kumulatif sebanyak 10 juta unit kendaraan Toyota dan 14 juta unit kendaraan Toyota Group.Inisiatif ini merupakan cerminan bagi Toyota dalam menerapkan pendekatan Best in Town guna mendukung pengembangan industri nasional yang berkelanjutan, melalui penguatan kapabilitas lokal yang selaras dengan berbagai prioritas strategis pemerintah.
Inisiatif ini juga diharapkan dapat mempercepat transisi menuju netralitas karbon melalui pendekatan berbagai macam teknologi (multipathway) yang telah teruji, mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV), termasuk Flexible Fuel Vehicles (FFVs) dengan menggunakan campuran bioethanol, yang sesuai dengan beragam kebutuhan mobilitas konsumen di pasar Indonesia.
“Saat ini TMMIN memiliki lini produksi baterai pack di pabrik Karawang untuk memproduksi baterai Toyota Kijang Innova Zenix HEV, Veloz HEV, dan Yaris Cross HEV. Melalui kolaborasi strategis dengan CATL di Indonesia, kami berupaya meningkatkan kemampuan produksi battery assy pack hingga pembuatan sel baterai dan modul secara menyeluruh. Komponen sel baterai dan modul yang saat ini diimpor, nantinya akan di produksi oleh sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Kemitraan ini tidak hanya akan memperbesar investasi, tetapi juga mendukung inisiatif multipathway Toyota menuju netralitas karbon melalui penguatan rantai pasok lokal,” kata Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto.