Wakil Ketua Komisi XII Sebut Elektrifikasi Transportasi Bisa Hemat APBN hingga 30%



loading…

Komisi XII DPR mendorong elektrifikasi transportasi secara massif. Foto/SindoNews

JAKARTA – Komisi XII DPR mendorong elektrifikasi transportasi secara massif. Hal itu sebagai langkah inovatif untuk menekan beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan memperkuat struktur APBN.

“Listrik harus menjadi backbone energi kita di masa depan. Berdasarkan hitungan studi, penggunaan listrik di sektor rumah tangga dan transportasi dapat menghemat kurang lebih 30% dibandingkan penggunaan energi fosil bersubsidi,” ucap Wakil Ketua Komisi XII DPR Sugeng Suparwoto, Selasa (14/4/2026).

Menurut Sugeng, kapasitas pasokan listrik nasional saat ini perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada BBM dan LPG. Sugeng menilai, pengalihan konsumsi energi ke listrik akan membuat subsidi energi menjadi lebih tepat sasaran.

Baca juga: Menakar Risiko Besar Menahan Harga BBM Terlalu Lama: Beban Fiskal Makin Berat

“Ini adalah langkah strategis untuk memastikan beban APBN kita berkurang. Dengan menjadikan listrik sebagai tulang punggung utama energi nasional, kita tidak hanya beralih ke energi bersih, tetapi juga menciptakan efisiensi anggaran yang signifikan,” jelasnya.

Sugeng menekankan, elektrifikasi transportasi, terutama pada kendaraan operasional pemerintah dan angkutan umum, dapat menjadi langkah awal yang terukur untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi secara signifikan.

Lihat video: Bensin Hanya untuk Orang Kaya? Prabowo Dorong Transisi Massal ke Kendaraan Listrik

Selain itu, pemanfaatan listrik domestik yang melimpah juga dinilai dapat mengurangi tekanan impor energi, sehingga memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjaga stabilitas fiskal dalam jangka panjang.

(cip)



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *