
loading…
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. Foto/anadolu
“Mengundurkan diri bukanlah bagian dari kosakata kami,” katanya dalam wawancara dengan stasiun televisi AS NBC News pada hari Kamis (9/4/2026).
Dia menambahkan pulau itu tidak “tunduk pada rencana Amerika Serikat”. “Di Kuba, orang-orang yang berada di posisi kepemimpinan tidak dipilih oleh pemerintah AS,” tegas dia.
Sejak 2018, presiden Kuba menghadapi tekanan dan tuntutan yang meningkat untuk perubahan rezim dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Trump telah mengisyaratkan Kuba dapat menghadapi nasib yang sama seperti Venezuela dan Iran.
“Saya membangun militer yang hebat ini. Saya berkata, ‘Anda tidak akan pernah harus menggunakannya.’ Tetapi terkadang Anda harus menggunakannya. Dan Kuba adalah yang berikutnya,” ujar presiden AS bulan lalu.