
loading…
Hakim menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada mantan Dirut Inhutani V Dicky Yuana Rady dalam perkara korupsi izin pemanfaatan hutan. Putusan dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026). Foto: Jonathan Simanjuntak
Hakim menilai Dicky terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi berupa suap sebagaimana dakwaan alternatif pertama dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dicky terbukti menerima suap berkaitan dengan jabatannya untuk kepentingan perusahaan penyuap yakni PT Paramitra Mulia Langgeng
Baca juga: KPK Sita Duit Rp2 Miliar dalam OTT Inhutani V
“Menyatakan terdakwa Dicky Yuana Rady telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi suap secara berlanjut sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama,” ujar ketua majelis hakim Teddy Windiartono saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).
Dicky diduga menerima suap senilai SGD199 ribu yang diterimanya dalam dua kali pembayaran. Uang suap itu berasal dari Direktur PT Paramitra Mulia Langgeng Djunaidi Nur yang diberikan melalui asisten pribadinya Aditya Simaputra.