
loading…
AS kerahkan 176 pesawat dan ratusan elite di tujuh lokasi di Iran saat misi penyelamatan dua awak F-15. Foto/Newswire
Jet tempur F-15E Strike Eagle ditembak jatuh Iran pada Jumat pekan lalu. AS pada hari Sabtu mengeklaim pilot jet tempur itu berhasil diselamatkan pasukan khusus. Sedangkan penyelamatan satu awak lainnya membutuhkan waktu dua hari.
Namun, Iran mengeklaim operasi AS untuk menyelamatkan para awak F-15E itu digagalkan.
Baca Juga: Jelang Dibom AS, Iran Minta Rakyat Iran Jadi Perisai Rantai Manusia
Menurut pemerintahan Presiden AS Donald Trump, misi berisiko tinggi untuk menyelamatkan satu awak yang tersisa dari F-15E berlangsung sekitar dua hari dan meluas ke tujuh lokasi di Iran.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih bersama Presiden AS Donald Trump dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan misi tersebut “tanpa henti”.
“Selama 45 jam dan 56 menit, kami mempertahankan komunikasi tersebut untuk koordinasi,” kata Hegseth, menggambarkan komunikasi yang dilakukan di fasilitas yang aman. “Misi kami tanpa henti,” ujarnya.