
loading…
KRI Bima Suci-945, berlayar ke delapan negara dalam misi pelayaran muhibah diplomatik Kartika Jala Krida 2026. Foto/Istimewa
Saat ini KRI Bima Suci telah menyelesaikan pelayaran etape I dari Surabaya ke Jakarta. Setibanya di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, KRI Bima Suci dilepas oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
“Ada delapan negara sahabat yang akan dikunjungi, KRI Bima Suci membawa taruna-taruna dari Akademi Angkatan Laut dan beberapa negara,” katanya di Markas Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Warga Spanyol Antusias Ikuti Open House Kapal Latih KRI Bima Suci di Bouzas
Rute yang ditempuh antara lain, Surabaya-Jakarta-Belawan-Sri Lanka-Singapura-Vietnam-Cina-Korea Selatan-Rusia-Jepang-Filipina-Bitung, dan kembali ke Surabaya. Total jarak tempuh yang akan dilayari mencapai 16.877 nautical mile (NM) selama 124 hari.
KRI Bima Suci membawa 79 Taruna AAL yang didampingi oleh perwira pendamping dan kru kapal turut serta dalam pelayaran ini. Selain itu, juga terdapat 52 peserta yang merupakan delegasi program ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara, baik ASEAN maupun non-ASEAN, antara lain dari negara-negara sahabat seperti Australia, Cina, Kanada, Afrika, dan negara-negara Eropa. Total, peserta KJK 2026 yang berada di atas kapal mencapai 131 orang.
“Ini pelayaran astronomi, mereka akan belajar ilmu perbintangan, ilmu astronomi, dan navigasi lingkaran besar,” ujar Ali.