
loading…
Rusia mengusir diplomat Inggris atas tuduhan bekerja sebagai mata-mata. Foto/Sergei Vedyashkin/Moskva News Agency
Moskow dan London masing-masing telah mengusir beberapa staf kedutaan selama dekade terakhir, saling tuding melakukan spionase. Pengusiran dari satu pihak biasanya diikuti oleh balasan setimpal dari pihak lain.
Baca Juga: Tak Cuma Intelijen, Rusia Juga Bantu Iran dengan Taktik Drone Canggih untuk Hajar AS dan Israel
“Diplomat tersebut diusir karena terlibat dalam aktivitas intelijen subversif yang mengancam keamanan Rusia,” kata Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia, yang dilansir AFP, Selasa (31/3/2026).
Diplomat tersebut, kata FSB, diperintahkan untuk meninggalkan Rusia dalam waktu dua minggu.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan telah memanggil kuasa usaha Inggris terkait insiden tersebut dan memperingatkan London untuk tidak membalas.