
loading…
Penunjukan calon direksi dan komisaris baru memperkuat langkah EMAS memasuki fase penguatan produksi dan ekspansi tambang emas di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
Langkah ini juga dilakukan di tengah momentum penting Perseroan yang telah memasuki fase baru, yakni produksi emas komersial, ditandai dengan realisasi penjualan emas pertama kepada PT Aneka Tambang Tbk pada Maret 2026.
“Penunjukan ini tidak sekadar pergantian struktural, melainkan bagian dari upaya memperkuat kapabilitas operasional dan tata kelola perusahaan dalam menghadapi fase pertumbuhan berikutnya,” sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, dikutip Jumat, (27/3/2026).
Baca Juga: 2.708 ASN Kemensos Absen di Hari Pertama Masuk Kerja, Tunjangan Kinerja Terancam Dipotong
EMAS menunjuk tiga nama yang memiliki pengalaman langsung di sektor pertambangan dan keuangan internal perusahaan.
1. Nicholas John Green
Bergabung sejak Mei 2022 dan saat ini menjabat sebagai General Manager di EMAS. Perannya berfokus pada pengembangan proyek-proyek baru serta ekspansi fasilitas operasi yang telah berjalan. Ekspansi fasilitas dan pengembangan proyek menjadi penentu utama pertumbuhan produksi jangka panjang, terutama di tengah meningkatnya permintaan emas global.
2. Barend Johannes Nicolaas Knoetze