
loading…
Direktur Eksekutif Energi Watch Indonesia Ferdinan Hutahaean menekankan pentingnya percepatan konversi energi berbasis listrik di rumah tangga dan transportasi. Foto/Ilustrasi/Ist
“Konversi ke kompor listrik perlu segera dilakukan karena dapat menekan konsumsi elpiji sekaligus memanfaatkan kelebihan pasokan listrik nasional. Kalau kompor gas beralih ke listrik, kelebihan daya bisa terserap dan beban subsidi berkurang,” ujarnya.
Baca juga: Strategi Prabowo Dorong Kompor dan Kendaraan Listrik Dinilai Mampu Perkuat Ketahanan Energi
Ferdinan menyebut, konversi satu juta rumah tangga berpotensi menghemat jutaan tabung elpiji per bulan serta menekan subsidi hingga ratusan miliar rupiah. Jika dilakukan secara masif hingga puluhan juta rumah tangga, penghematannya dinilai akan semakin signifikan.
Selain di sektor rumah tangga, penggunaan kendaraan listrik juga perlu terus didorong. “Kendaraan listrik dapat menjadi solusi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak sekaligus meningkatkan efisiensi energi,” katanya, Kamis (26/3/2026).
Karena itu, Ferdinan mendorong pemerintah memperkuat insentif bagi kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat, agar adopsinya semakin luas di masyarakat.