AI Ubah Cara Perang Iran Melawan Israel dan AS, Ini 5 Faktanya



loading…

AI ubah cara perang Iran melawan Israel dan AS. Foto/X/@CVN_72

TEHERAN – Ketika serangan udara pertama AS dan Israel menghantam Iran pada 28 Februari, serangan tersebut datang dengan intensitas dan presisi yang menandai sesuatu yang benar-benar baru dalam sejarah konflik bersenjata.

Ini bukanlah perang konvensional; sejak awal, kecerdasan buatan tertanam di setiap tingkat operasi, termasuk perencanaan, analisis intelijen, pemilihan target, dan pertahanan siber.

Dalam 12 jam pertama saja, diperkirakan 900 serangan menghantam target di Iran, termasuk rudal Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

AI Ubah Cara Perang Iran Melawan Israel dan AS, Ini 5 Faktanya

1. Perang Modern yang Menggunakan Sistem AI sebagai Hal Utama

Analis dan peneliti militer mengatakan ini adalah salah satu konflik modern pertama di mana sistem AI memainkan peran sentral, bukan peran pendukung.

“Apa yang kita lihat hari ini hanyalah permulaan,” kata Dr. Ali Mahdi, seorang peneliti di Universitas Teknologi Amir Kabir di Teheran, kepada The New Arab.

“Perang di masa depan akan lebih bergantung pada AI. Keputusan akan lebih cepat dan lebih kompleks, terutama karena peran manusia dalam keputusan taktis tertentu berkurang.”

Dalam konflik sebelumnya, analis manusia membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mendapatkan informasi intelijen yang berarti dari citra satelit, data pengawasan, dan rekaman lapangan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *