Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka untuk Semua kecuali AS dan Sekutunya



loading…

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (tengah) berpartisipasi dalam pawai Hari Quds tradisional di ibu kota Teheran pada 13 Maret 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency

TEHERAN – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran global, tetapi memperingatkan akses secara efektif tertutup bagi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di tengah meningkatnya ketegangan regional. Pernyataan itu muncul seiring perang antara Iran dan AS-Israel.

Berbicara pada konferensi pers di Teheran, Araghchi mengatakan Iran sedang menjalankan haknya untuk membela diri sebagai tanggapan terhadap agresi Amerika-Israel.

“Dari perspektif kami, selat itu terbuka, tetapi hanya tertutup bagi musuh-musuh kami dan sekutu mereka,” katanya, menambahkan Iran akan terus melawan “dengan bangga”.

Araghchi menolak anggapan bahwa Teheran telah meminta gencatan senjata, menyatakan Iran tidak memulai permintaan semacam itu.

“Kami tidak mengirim pesan apa pun, juga tidak meminta gencatan senjata, tetapi perang ini harus berakhir dengan cara yang membuat musuh berpikir seribu kali sebelum melakukan agresi lagi,” ujar dia.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *