AS Akui 200 Tentaranya Terluka akibat Serangan Iran di 7 Negara Timur Tengah



loading…

Militer AS akui sekitar 200 tentara mereka terluka akibat serangan Iran di tujuh negara Timur Tengah sejak perang dimulai 28 Februari. Foto/Tasnim News Agency/Amin Ahouei

WASHINGTON – Militer Amerika Serikat (AS) telah mengakui bahwa sekitar 200 tentara mereka terluka akibat serangan Iran di tujuh negara di Timur Tengah sejak perang pecah 28 Februari. Angka ini sama dengan data yang disampaikan pihak Teheran sebelumnya.

“Sebagian besar cedera ini ringan, dan lebih dari 180 tentara telah kembali bertugas, sementara 10 dikategorikan sebagai luka serius,” kata juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS Kapten Tim Hawkins, seperti dikutip dari AFP, Selasa (17/3/2026).

Menurut Hawkins, ratusan tentara tersebut cedera saat bertugas di sekitar kawasan Timur Tengah, yakni di Bahrain, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Para Penasihat Trump Menyesal AS Perang Melawan Iran, Terlalu Remehkan Rezim Teheran

Pentagon, pada 10 Maret, mengumumkan jumlah tentara AS yang terluka sekitar 140 orang. Sedangkan jumlah tentara AS yang tewas sebanyak 13 orang—tujuh orang akibat serangan Iran dan enam akibat kecelakaan pesawat di Irak.

Pada awal bulan ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan pihak militer AS menderita 200 “korban jiwa” dalam serangan balasan Iran terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di seluruh Timur Tengah.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *