Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek



loading…

Kepala BRIN Arif Satria memperkuat sinergi riset dan inovasi bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kemdiktisaintek. Hal ini untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan hilirisasi komoditas pertanian. Foto: Setpres

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat sinergi riset dan inovasi bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hal ini untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan hilirisasi komoditas pertanian. Kolaborasi ini ditandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ketiga institusi.

Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan, dalam kerja sama tersebut, BRIN memposisikan diri sebagai dapur riset yang menyediakan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kementerian dan lembaga agar relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gandeng BRIN Kembangkan Kebun Raya Mangrove Jadi Sumber Alternatif Pangan

“BRIN adalah dapur. Kami siap mensupport seluruh kementerian dan lembaga di Indonesia. Tema-tema riset yang diperlukan sudah kami kumpulkan dan sebagian akan mulai dijalankan pada tahun 2026,” ujar Arif, Jumat (12/3/2026).

Kebutuhan riset dan teknologi akan menjadi dasar bagi BRIN dalam menyiapkan berbagai inovasi yang dapat memperkuat sektor pertanian. Termasuk mendukung keberhasilan program swasembada pangan.

Arif menuturkan kolaborasi tersebut penting karena pembangunan sektor pangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Pertanian memiliki posisi strategis karena merupakan fondasi penting dalam pembangunan peradaban.

“Pertanian itu peradaban. Ketika pertanian menjadi peradaban, maka sektor ini benar-benar harus kita tempatkan sebagai sektor yang sangat strategis. Simbol peradaban itu juga akan dilihat dari bagaimana pertanian kita,” katanya.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *