Bukti Konsumsi Otomotif 2026 Masih Digdaya



loading…

Jajaran pemimpin baru PT Federal International Finance berfoto bersama usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 di Menara Astra, Jakarta. Foto: FIFGroup

JAKARTA – Banyak yang khawatir daya beli masyarakat terus turun di sektor otomotif. Termasuk di tahun 2026. Tapi, PT Federal International Finance (FIFGROUP) justru membuktikan sebaliknya.

Anak usaha Astra ini berhasil menutup buku tahun 2025 dengan rapor biru: laba bersih tumbuh tipis namun stabil, serta kualitas kredit yang sangat sehat.

Logikanya, jika masyarakat masih berani mengambil cicilan motor dan alat elektronik, artinya roda ekonomi di tingkat akar rumput masih berputar.

Data hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, Kamis (12/3/2026), menunjukkan laba bersih perseroan mencapai Rp4,63 triliun. Angka ini naik 4,92 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp4,42 triliun.

Kenaikan laba ini ditopang oleh derasnya penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp49,45 triliun, tumbuh 7,64 persen dari angka Rp45,94 triliun di tahun sebelumnya.

Di pasar tahun 2026, tren pembiayaan tidak lagi hanya soal motor bensin konvensional, tapi mulai merambah ke ekosistem kendaraan listrik yang lebih masif.

“Perseroan optimistis akan terus bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Indra Gunawan, Presiden Direktur FIFGROUP yang baru saja ditunjuk dalam rapat tersebut.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *