
loading…
Sensasi naik peak tram di Hong Kong. Foto: Istimewa
Gerbong berhenti tepat di depan bangunan futuristik The Peak Tower yang ikonik. Struktur arsitektur menyerupai wajan raksasa berdiri mencolok di puncak bukit. Pengunjung kemudian naik menuju dek observasi Sky Terrace 428. Ketinggiannya mencapai 428 meter di atas permukaan laut. Panorama kota membentang luas hingga kawasan pelabuhan tersibuk. Selain itu, dek gratis di Peak Galleria menawarkan sudut foto favorit wisatawan.
Banyak wisatawan melanjutkan perjalanan dengan berjalan santai di jalur Peak Circle Walk. Jalur ini mengelilingi titik tertinggi Pulau Hong Kong. Rute dimulai dari Peak Tower lalu melewati Harlech Road dan Lugard Road. Setiap tikungan menghadirkan perspektif berbeda dari wajah kota. Ketika malam tiba, ribuan lampu gedung menyala serentak. Pemandangan itu menciptakan kesan dramatis bagi wisatawan.
Kreator konten Indonesia, Raden Anik, menyarankan kita untuk fokus ke hal yang paling “Hong Kong banget” yakni cityscape-nya. ”Sudut jalan, gang kecil, jalur tram, sampai pemandangan harbour jadi latar foto yang fotogenik. Setiap sudut tuh Instagramable,” kata Anik.
Di balik panorama ikonik tersebut, Hong Kong semakin aktif memikat wisatawan Muslim dunia. Kota ini meraih penghargaan Most Promising Muslim-friendly Destination of the Year. Pengakuan tersebut diberikan pada ajang Halal in Travel Awards 2025. Dalam laporan Global Muslim Travel Index 2025, Hong Kong menempati peringkat pertama akses wisata ramah Muslim non-OIC. Kota ini juga berada di peringkat kedua keamanan bagi wisatawan Muslim perempuan.