1.000 Kapal Terjebak di Teluk akibat Perang Iran vs AS-Israel Meluas



loading…

Sekitar 1.000 kapal terjebak di Teluk akibat perang antara Iran vs AS-Israel semakin meluas. Foto/winward.ai

DUBAI – Sekitar 1.000 kapal, yang mencakup kapal kargo, kapal tanker minyak, dan kapal lainnya, telah terjebak di Teluk Persia dan Teluk Oman karena perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel semakin meluas. Sistem penentuan posisi global (GPS) kapal-kapal tersebut mengalami gangguan.

Gangguan sinyal navigasi itulah yang membuat kapal-kapal tersebut tidak dapat menentukan lokasi mereka, baik sesaat maupun terus-menerus.

Baca Juga: Mojtaba Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Dia Harus Dapat Persetujuan AS, Jika Tidak…

Dimitris Ampatzidis, analis risiko dan kepatuhan senior untuk perusahaan intelijen pasar energi Kpler, mengatakan kepada AFP bahwa angka tersebut mewakili sekitar setengah dari kapal di kawasan itu.

Sebagian besar kapal tersebut berada di lepas pantai Uni Emirat Arab dan Oman.

Sistem navigasi satelit terdiri dari konstelasi satelit yang mengirimkan sinyal dengan waktu ke Bumi, memungkinkan penerima untuk menentukan lokasi tepatnya.

Ponsel pintar modern menerima sinyal dari empat kelompok satelit: Sistem Navigasi Satelit Global (GNSS) Amerika, Eropa (Galileo), Rusia (GLONASS), dan China (BeiDou).

Sebagian besar ponsel sekarang menggunakan dua pita frekuensi GPS—satu yang lebih tua dan lebih lemah, dan yang kedua yang lebih baru dan lebih kuat.

“Namun, banyak kapal hanya mendengarkan sinyal GPS sipil asli, yang disebut sinyal L1 C/A. Sinyal ini telah ada sejak awal tahun 1990-an untuk penggunaan sipil,” kata Todd Humphreys, seorang profesor teknik di Universitas Texas di Austin, kepada AFP, Senin (9/3/2026).



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *