
loading…
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan nilai pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp1,65 triliun pada akhir Desember 2025, setara dengan 100% dari target yang ditetapkan untuk tahun buku 2025. Foto/Dok. SindoNews
Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Indryanarum mengatakan, pencapaian 2025 mencerminkan respons pasar yang positif terhadap produk yang ditawarkan Perseroan. “Pada 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” katanya dalam siaran tertulis, Selasa (3/3/2026). Baca juga: PPN Rumah Komersial Ditanggung Pemerintah hingga 2026, Harganya Sampai Rp5 Miliar
Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko), serta penjualan lahan industri . Selain itu, segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan turut memberikan kontribusi terhadap kinerja Perseroan.
Segmen rumah tapak dan apartemen mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 369% dibandingkan periode sebelumnya, seiring percepatan serah terima unit. Sementara itu, segmen pengelolaan kota membukukan pendapatan sebesar Rp474,5 miliar. Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp783 miliar dengan margin laba kotor 17%.
Hingga akhir Desember 2025, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp381,3 miliar, dengan margin 8% terhadap total pendapatan. Capaian ini mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah peningkatan aktivitas bisnis.
Realisasi pra-penjualan sebesar Rp1,65 triliun pada FY25 terutama didorong oleh tingginya permintaan produk residensial. Rumah tapak dan unit komersial masing-masing berkontribusi sebesar 58% dan 38% terhadap total marketing sales, sementara segmen lahan industri menyumbang 4%. Baca juga: Investasi Bekasi Tumbuh, LPCK Siapkan Produk Hunian dan Komersial Berkualitas
Sepanjang FY25, Perseroan berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 1.486 unit, didukung oleh peluncuran produk baru, antara lain The Allegra @Casa De Lago dan Neo Top. Dengan capaian tersebut, LPCK melanjutkan penguatan kinerja operasionalnya seiring pengembangan kawasan Lippo Cikarang sebagai kota mandiri terintegrasi di koridor timur Jakarta.
(poe)